Kamis, 25 Juli 2019


SYARAT-SYARAT PENGAJAR YANG SUKSES DALAM PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
DALAM KAITANNYA  DENGAN  07.01
Bismillahirrahmanirrahiim
Segala puji bagi Allah. Kita memuji-Nya dan bersyukur kepada-Nya atas segala limpahan rahmat dan nikmat-Nya kepada kita. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada nabi kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, juga kepada sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.
SDN Percontohan PAM merupakan sekolah rujukan, sebagai sekolah piloting PPK, sekolah ramah anak, piloting sekolah sehat dan sekolah adiwiyata. Berusaha menjadi terdepan. Harapan lahirnya generasi yang berkarakter melalui contoh teladan dari para pendidik dan pengajar yang ada.
Sekolah merupakan satu sistem, secara berkesinambungan setiap tingkatan kelas  dari kelas awal (kelas 1-3) sampai kelas tinggi (kelas 4-5) telah melakukan rapat secara bertahap diantaranya membahas tata tertib sekolah, yang dihadiri oleh para orang tua siswa/wali siswa dan bapak kepala sekolah sebagai pembina dan pemimpin yang membantu mengarahkan terciptanya kondisi sekolah menuju pembiasaan hidup disiplin.
Aturan dan tata tertib dibuat untuk menjadi pedoman dalam melaksanakan berbagai kegiatan di sekolah dimulai dari datang sebelum pukul 07.00, aturan berpakaian, dan berbagai aktivitas lainnya senantiasa dibicarakan bersama dalam rapat dewan guru yang dipimpin oleh bapak kepala sekolah SDN Percontohan PAM.
Pembiasaan disiplin adalah bagian yang tidak luput dari perhatian kepala sekolah, beliau berusaha datang lebih awal sebelum pukul 07.00. pembiasaan datang lebih awal dan tiba sebelum pukul 07.00 adalah aturan tata tertib yang dibahas secara musyawarah dari waktu-ke waktu disosialisasikan kepada semua warga sekolah. Sehingga terbentuklah aturan yang disepakati bersama bahwa yang tiba di atas pukul 07.00 dianggap terlambat meskipun lewat 1 menit misalnya tiba pukul 07.01 maka hal ini dianggap terlambat.
Sanksi bagi peserta didik yang terlambat adalah:                   
1.  Masuk di kawasan sekolah, mereka diawasi, diarahkan oleh guru piket untuk
     dibina dengan cara mereka membaca buku yang telah disiapkan.
2.  Memungut sampah yang ada di sekitar gedung sekolah dalam area sekolah
3.  Peserta didik tidak mengikuti pelajaran di jam I, II, dan III. Sebagai sanksi atas keterlambatan mereka.
Sanksi yang ada senantiasa berbentuk hukuman yang mendidik. Peserta didik mendapatkan sanksi namun mereka tetap mendapatkan haknya untuk belajar di kelas setelah jam berikutnya sampai pulang pukul 14.00
Program 07.01 merupakan bagian dari upaya kepala sekolah beserta para tenaga pendidik dan pengajar juga tenaga kependidikan di SDN Percontohan PAM untuk meningkatkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk pembiasaan kepada warga sekolah khususnya kepada para peserta didik dan tenaga pendidik untuk datang atau tiba di sekolah lebih awal sebelum lewat pukul 07.00 pagi.
Pembiasaan yang ingin ditanamkan kepada peserta didik adalah disiplin. Disiplin dalam kehidupan sehari-hari baik terhadap hubungannya dengan Allah sebagai Rabb satu-satunya yang berhak diibadahi sebagai seorang muslim maupun kedisiplinan terhadap berbagai aktivitas keseharian.
Untuk membiaskan semua warga sekolah bisa tiba di sekolah lebih awal, maka kepala sekolah serta beberapa guru telah terlebih dahulu memberikan contoh datang sebelum 07.01. Memperlihatkan satu contoh jauh lebih baik daripada seribu bahasa.

Mengapa SDN Percontohan PAM memakai 07.01 sebagai pengingat bagi para pendidik, tenaga kependidikan, pengantar dan penjemput siswa?
Dalam rangka meningkatkan kinerja para pendidik dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang hamba Allah di muka bumi ini juga diharapkan menjadi pembiasaan terhadap dirinya, keluarganya, dan para peserta didik yang menjadi contoh sebagai pembiasaan dalam mengembang tanggung jawabnya agar dapat tiba di sekolah sebelum pukul 07.01.
Melihat kondisi warga sekolah, pada umumnya mayoritas peserta didik di SDN Percontohan PAM adalah beragama islam, sekolah ingin ikut andil mengajak serta mengingatkan para orang tua membangunkan anaknya shalat subuh sebagai bentuk pembiasaan anak taat mendirikan shalat tepat pada waktunya. Hal ini ada kaitannya dengan pembiaasaan anak bangun lebih awal sehingga dapat mengatur waktunya di rumah untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebelum berangkat ke sekolah. Bangun shalat subuh dibiasakan sejak dini yakni umur 7 tahun, sehingga kelak menjadi pembiaasaan bagi anak untuk shalat tepat waktu. Mengingat waktu shalat subuh berat bagi anak pada awal mulanya dan apabila hal ini dibiarkan sampai anak berumur 10 tahun maka dikhawatirkan pembiasaan hidup disiplin lebih sulit. Mari para orangtua untuk mengawal dan memperhatikan ini agar kelak anak menjadi generasi penerus yang bertakwa kepada Allah dan menjadi pribadi yang mampu hidup lebih teratur dan disiplin dalam pola kehidupannya di masa yang akan datang.
Ingin mengajak dan mengingatkan para orang tua terkhusus kepada diri sendiri, kepada bapak dan ibu guru datang lebih awal dan tiba di sekolah yakni sebelum pukul 07.01. Pada Pukul 07.00 pintu gerbang sekolah ditutup ini sesuai keputusan hasil rapat kepala sekolah bersama dewan guru dan tenaga kependidikan di sekolah. Datang dan tiba di sekolah lebih awal merupakan komitmen bersama warga sekolah yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada para orangtua siswa/wali siswa beberapa waktu sebelum menerapkan jadwal tersebut.
Sosialisasi yang dilakukan melalui rapat dengan para orang tua siswa, komite sekolah, stakeholder jauh hari sebelum penerapan 07.01, telah sampai informasi kepada mereka akan maksud dan tujuan adanya ajakan untuk membiasakan peserta didik untuk disiplin, yakni para orang tua dan wali siswa mengantar anaknya ke sekolah, mereka diharapkan berangkat ke sekolah lebih awal sehingga dapat tiba sebelum pukul 07.01.
Disampaikan bahwa pada pukul 07.00 pintu gerbang sekolah ditutup dan peserta didik yang tiba di atas pukul 07.00 dinyatakan terlambat sehingga lahirlah istilah pukul 07.01 artinya yang tiba di pintu gerbang sekolah pada pukul 07.01 dinyatakan terlambat.  Keputusan ini berlangsung secara bertahap dimulai dari mengajak para guru, para orang tua dan warga sekolah lainnya untuk mengkondisikan jamnya masing-masing agar sama dengan jam dinding yang ada di pos stapam sekolah. Hal ini untuk menghindari perbedaan jam yang ada mislnya jam diinding di pos satpam menunjukkan pukul 07.01, semestara jam yang ada di HP, jam tangan menunjukkan pukul 06.59 maka hal ini bisa menjadi sebab terjadinya selisih paham. Mengkondisikan jam yang sama adalah awal dari usaha dan niat baik untuk merespon hasil keputusan musyawarah bersama antara kepala sekolah, para pendidik & tenaga kependidikan dan para orang tua siswa (ortusis)
Apa pesan daripada 07.01?
Agar semua warga sekolah mendukung dan berkomitmen terus menerus menerapkan pembiaasaan program 07.01.
Apa manfaat program 07.01?
Program 07.01 diharapkan siswa dapat:
1. Bertakwa kepada Allah sebagai Rabb satunya-satunya yang berhak diibadahi dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Misalnya membiasakan peserta didik mendirikan shalat subuh pada waktunya, dan shalat wajib lainnya.
    Allah berfirman: “Sesungguhnya shalat itu merupakan kewajiban yang ditetapkan waktunya bagi kaum mukminin.” (QS. An-Nisa’: 103)
    “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan dirikan pula shalat subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu dosaksikan oleh malaikat.” (QS. Al-Isra : 78)
    Shalat dianggap sah dikerjakan apabila telah masuk waktunya, dan shalat yang dikerjakan pada waktunya ini memiliki keutamaan sebagaimana ditunjukkan dalam Hadits Abdullah bin Mas’ud: “Aku pernah bertanya kepada Nabi. “Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah?” Beliau menjawab,” Shalat pada waktunya.” Kemudian amalan apa? Tanya Ibnu Mas’ud. “ Berbuat baik kepada kedua orang tuanya,” jawab beliau. Kemudian amal apa? Tanya Ibnu Mas’ud lagi. “Jihad fi sabilillah,’’ jawab beliau. (HR. Al-Bukhari no. 527 dan Muslim no. 248)
    Sebaliknya bila shalat telah disia-siakan untuk dikerjakan pada waktunya maka merupakan musibah karena menyelisihi petunjuk nabi. Anas bin Malik, seperti yang dikisahkan Az-Zuhri, ia berkata,”Aku masuk menemui Anas bin Malik di Damaskus, saat itu ia sedang menangis. Aku pun bertanya, ‘Apa gerangan yang membuat anda menangis?’ Ia menjawab aku tidak mengetahui ada satu amalan yang pernah aku dapatkan di masa Nabi kecuali hanya shalay ini saja. Itupun shalat telah disia-siakan untuk ditunaikan pada waktunya.” (HR. Al-Bukhari no. 530)
2. Menanamkan kedisiplinan pada diri anak. Kapan dan dimanapun mererka berada senantiasa merasa bahwa Allah melihatnya. Karena sesungguhnya Allah Mahamelihat perbuatan setiap hamba.
3. Berangkat ke sekolah di awal di pagi hari dapat menghirup udara segar (O2) lebih banyak yang membuat tubuh lebih fresh dan sehat dibangdingkan dengan suasana setelah 07.01 di perjalanan.
4. Menghindari macet dan polusi udara di perjalanan
5. Merasa tenang selama di perjananan karena tidak terburu-buru yang dapat berakibat terganggunya pikiran terkhusus kepada yang membawa kendaraan.
Berkata Ibnu Utsaimin rahimahullah: “ Bahkan seorang pegawai jika ia menginginkan gajinya dibayarkan dengan penuh. Namun dia terlambat datang ke tempat kerja atau (pulang lebih awal dari tempat kerjanya). Maka ia termasuk pelaku kecurangan yang telah Allah ancam dengan kecelakaan.
Sumber [Syarh Riyadhus Shalihin 5/403]            

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar