Kamis, 01 Agustus 2019

Manfaat dan Khasiat Dzikir Pagi dan Sore


[ Video ]
Revisi Video Dzikir Pagi

Dzikir Pagi (Bag-1)
Membaca:
🍃 Ayat Kursi
🍃 QS. Al Ikhlas 3x
🍃 QS. Al Falaq 3x
🍃 QS. An Naas 3x



:: MANFAAT DAN KHASIAT DZIKIR PAGI DAN SORE ::

[1] Dikir pagi dan sore merupakan sumber kekuatan bagi hati dan arwah. Mewariskan sakinah, thuma'ninah, ketenangan dan kebahagiaan.

[2] Sebab seorang hamba mendapat penjagaan, keamanan dan keselamatan dari kejelekkan di dunia dan di akhirat.

[3] Merupakan sebab dibukakannya pintu kebaikan dan barokah.

[4] Sebab untuk mendapatkan pahala yang besar.

[5] Senjata terampuh untuk menolak bala' dan kejelekkan, baik yang belum atau yang sudah terjadi.

[6] Menguatkan hubungan hamba dengan Rabb-nya, mengakui akan kenikmatan-Nya, dan mendorong untuk mensyukuri karunia-Nya.

[7] Seorang hamba menyadari bahwa dirinya sangat membutuhkan Rabb-nya.

[8] Menjadi sebab kebaikan seorang hamba.

Dan masih banyak lagi faedahnya, yang tidak mungkin di sebutkan satu persatu disini. Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat kitab Al Wabil Ash Shayyib karya Ibnul Qayyim rahimahullah. Adapun faedah secara khusus akan disebutkan pada masing-masing dzikir yang wirid. Wallahu muwaffiq

Dikutip dari Buku Saku Dzikir Pagi & Petang dari Kitab Hisnul Muslim Sa'id bin 'Ali bin Wahf Al Qahthani Penerbit Adz-Dzahabi

🔍 https://www.atsar.id/2019/02/keutamaan-dzikir-pagi-dan-sore-petang.html

Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
Telegram : t.me/atsarid
Twitter : twitter.com/atsarid
Line : https://line.me/ti/p/%40bqg5243o
YT : https://www.youtube.com/c/AtsarID
Website : www.atsar.id

Kamis, 25 Juli 2019

PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK DI SDN PERCONTOHAN PAM


PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK
DI SDN PERCONTOHAN PAM

Dalam rangka menciptakan suasana bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi semua warga sekolah maka tim sekolah ramah anak memandang perlu segera melakukan berbagai bentuk kegiatan dengan menyiapkan sarana yang dapat menunjang sekolah yang ramah anak, berikut yang dianggap perlu untuk segera diwujudkan adalah:
A.  Anak Dibekali Ilmu
Untuk sampai kepada tujuan yang diharapkan terhadap suatu komunitas atau seseorang maka ilmu adalah jalannya, sebab bagaimana mungkin melakukan beberapa hal tanpa didasari ilmu. Maka ilmu wajib disampaikan agar paham, mengerti, dan tahu hal-hal yang baik dan buruk, baik terhadap dirinya, orang lain, maupun terhadap lingkungan sekitarnya.  Tersampaikannya ilmu merupakan salah satu jalan terjadinya perubahan pola pikir dan sikap terhadap diri seseorang kearah yang baik.
        Ilmu yang dimaksudkan di atas berupa pengetahuan tentang sekolah ramah anak, sebagai dasar untuk menciptakan kondisi yang bersih, sehat, aman dan nyaman bagi semua warga sekolah. Siswa dan warga sekolah lainnya penting untuk tahu hak-hak anak, perlakuan apa saja yang dapat dikategorikan melanggar hak-hak anak, siswa dibiasakan menjaga kebersihan hati, diri, dan lingkungan sekitarnya. Siswa dibiasakan merasa diawasi oleh Allah subhanahu Wa Ta’ala, bertanggung jawab, disipilin terhadap diri dan lingkungannnya, hidup rukun dengan temannya, menjaga fasilitas umum milik sekolah tanpa harus diawasi dan senantiasa diingatkan, setiap siswa dibantu dan diarahkan mematuhi tata tertib sekolah dengan poster-poster ajakan mematuhi tata tertib dan adab-ada selama berada di lingkungan sekolah diantaranya adab seorang penuntut ilmu, adab masuk/keluar WC, panduan dalam menjaga kebersihan WC umum, siswa mengetahui adab-adab masuk dan keluar musholla, adab-adab ketika makan/minum, adab-adab saat di jalan raya, menumbuhkan pada diri siswa sifat jujur, amanah, cinta hidup bersih dan sehat, mandiri dan turut serta menjaga bumi ini sebagai bentuk ketaatan seorang hamba kepada Rabb-Nya, pemerintahnya sebagai warga masyarakat, bangsa dan Negara. Siswa penting memahami akan wajibnya taat kepada pemerintah (waliyul Amr) juga mendoakan pemerintah sebagai wujud syukur dan terima kasih atas segala karuania  Allah.
Dalam usaha memenuhi hak-hak anak, dipandang perlu menyiapakan berbagai macam alat yang  mendukung iklim sekolah yang bersih, sehat, aman, dan nyaman, sarana yang dimaksud selain yang sudah disebutkan di atas disiapkan adalah:
1. Kotak Barang (barang tak bertuan)
Mengambil pelajaran dari pengalamanku di rumah dan kelas yang dihadapi ingin menata dan merapikan barang yang ukurannya kecil dan penting maka solusinya adalah menyediakan sebuah tempat berupa wadah yang murah dan mudah didapatkan, dapat dibuat sendiri yakni barang daur ulang berupa kardus yang dibungkus bagian luarnya kertas yang bersih dan menarik dan setiap kotak diberi nama sesuai fungsi dan tujuannya.

 



    Fungsinya:
a. Menyimpan benda-benda atau barang:
1. di rumah seperti kaus kaki, dan pakain lainnya agar mudah mengambilnya saat dibutuhkan
2. di sekolah dapat menyimpan benda milik siswa yang jatuh atau tercecer seperti kaus kaki, rautan pensil, pensil, dasi, wadah air minum dan makanan.
b. Menyediakan wadah khusus sehingga setiap siswa yang menemukan barang milik orang lain dapat memasukkannya dalam kotak tersebut
Tujuannya:
§  Mudah mencarinya, memudahkan mengambilnya
§  Ruangan sempit terlihat lebih rapi dan bersih
§  Hidup nyaman jadi teratur dalam berbagai hal
§  Merapikan benda-benda yang ukurannya cocok untuk masuk dalam kotak tersebut
§  Mengelompokkan jenis bendanya sehingga lebih praktis
§  Dapat melatih diri dalam mengatur waktu secara efisien terutama saat sibuk

2. Kotak pengaduan
Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan sec=-0eara terencana dan bertanggung jawab. Prinsip utama adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak. Sebagaimana dalam bunyi pasal 4 UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, menyebutkan bahwa anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Disebutkan di atas salah satunya adalah berpartisipasi yang dijabarkan sebagai hak untuk berpendapat dan didengarkan suaranya.



 



Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang terbuka melibatkan anak untuk berpartisipasi dalam segala kegiatan, kehidupan sosial,serta mendorong tumbuh kembang dan kesejahteraan anak.





Pengertian Sekolah Ramah Anak adalah Satuan pendidikan formal, nonformal, dan informal yang:

·      Aman;

·      Bersih dan Sehat;

·      Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup;

·      Menjamin, Memenuhi, Menghargai Hak-Hak anak;

·     Melindungi Anak dari Kekerasan, Diskriminasi, dan Perlakuan Salah lainnya;

·    Mendukung Partisipasi Anak dalam Perencanaan, Kebijakan, Pembelajaran, dan Pengawasan;

·   Memiliki Mekanisme Pengaduan Terkait Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak di sekolah.




Maksud dan tujuan:
1.     Maksud :
menjadi acuan bagi pemangku kepentingan, termasuk anak, dalam mengembangkan sekolah ramah anak sebagai upaya untuk mewujudkan salah satu indikator Kabupaten/Kota layakAnak.


2.  Tujuan
a. Memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak melalui Sekolah Ramah Anak
b. Memastikan bahwa satuan pendidikan mengembangkan minat, bakat dan kemampuan anak  serta mempersiapkan anak untuk bertanggung jawab pada kehidupan yang toleran, saling menghormati dan bekerja sama untuk kemajuan dan semangat perdamaian .


 Mekanisme Penanganan Persmasalahan di Sekolah

 






Sekolah Memiliki Mekanisme Pengaduan Terkait Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak di sekolah.
Sekolah ramah anak menyediakan kotak pengaduan sebagai tempat bagi setiap anak yang mengalami tindak kekerasan, dapat pula langsung melaporkannya ke guru kelas masing-masing. Setiap anak di kelas mendapatkan hak yang sama untuk dilindungi hak-haknya, tumbuh kembang dan kesejahteraan anak. Kotak pengaduan diharapkan dapat membantu korban/pelaku segera dibantu keluar dari masalahnya. Kotak pengaduan tersebut menyertakan tata tertib. Berikut tata tertib seperti berikut:

CARA MENULIS PENGADUAN

     Adab dan aturan menulis surat pengaduan diantaranya:
1.   Mulailah dengan membaca “ basmalah.” Bagi yang muslim.
2.   Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, singkat, padat, dan jelas.
3.   Tulisan rapi dan bersih, setiap anak memiliki hak yang sama untuk menyampaikan pengaduan berupa tindak kekerasan yang dialami baik fisik maupun psikis.
4.   Disarankan setiap pengaduan yang masuk kotak ini penulis cantumkan nama dan pelakunya, hari, tanggal, lokasi, ada saksi atau sarana lainnya yang dapat dijadikan bukti untuk menghindari terjadinya fitnah dan Ghibah yang menjerumuskan pelakunya dalam dosa.
PRINSIP “ KEPENTINGAN YANG TERBAIK BAGI ANAK‘’
DAN ‘’HAK UNTUK TUMBUH DAN BERKEMBANG.’’




Latar Belakang
Terkadang siswa menyampaikan masalah yang dihadapi kepada orang tuanya di rumah, tidak semua anak berani mengadukan tindak kekerasan atau perlakuan tidak menyenangkan yang dialami di sekolah kepada wali kelasnya, sehingga guru memandang perlu menyiapakan wadah berupa “kotak pengaduan” untuk anak melaporkan secara tertulis.

Fungsinya:
1.   Guru di sekolah mendapatkan informasi tindak kekerasan yang dialami siswa
2.   Tempat siswa mengadukan masalahnya
3.   Sebagai umpan balik pelayanan sekolah yang ramah kepada semua warga sekolah terutama dalam rangka memenuhi hak-hak anak tumbuh kembang di lingkungan sekolah.
Tujuannya:
1.   Membantu siswa mendapatkan hak-haknya
2.   Melindungi siswa dari bullying
3.   Menjaga siswa dari berbagai bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya yang dapat melukai baik fisik maupun perasaan siswa yang dilakukan oleh siswa kepada siswa, guru kepada siswa, penjaga sekolah kepada siswa dll.
4.   Segera mengambil tindakan sehingga siswa yang tertindas segera mendapatkan hak-haknya dan siswa yang melakukan tindak kekerasan segera dibantu keluar dari perlakuan yang tidak menyenagkan terhadap siswa lainnya
5.   Menciptakan kelas yang bersih, sehat, aman, dan nyaman
Catatan penting
Faedah yang didapatkan dari wadah barang tak bertuang setelah 2 tahun berjalan adalah: barang yang jatuh atau kelupaan di suatu tempat dapat mencarinya dan menemukannya kembali. Senang dan bahagia rasanya.
3. Kotak Penitipan Barang
   Barang berharga milik siswa saat jam istirahat, olahraga di lapangan sekolah atau melakukan berbagai kegiatan di luar kelas, dapat dititipkan kepada guru wali kelas. Kotak tempat menyimpan barang-barang milik siswa akan diamankan saat siswa beraktifitas di luar kelas sehingga tetap aman dan tidak lagi khawatir barang berharga miliknya terjatuh atau hilang. Barang berharga seperti HP, Note book, jam tangan, dompet, uang dan kupon belanja dapat dititipkan dan guru menyimpannya dalam wadah yang diberi nama “ kotak penitipan barang.”
   Menghadirkan rasa aman, nyaman kedalam kalbu-kalbu seseorang adalah ibadah.


4. Sedekah Botol

 Mengajak dan membiasakan siswa tertib dalam pengolahan sampah yakni mereka disediakan tempat sampah setiap tempat memiliki fungsi berbeda seperti sampah botol, sampah sedotan, dan sampah gelas plastik. Setiap anak dibimbing untuk membiasakan diri bertanggung jawab secara sadar dan mandiri buang sampah pada tempat yang disiapkan dan dipilah sesuai bendanya.
       Tujuan Jangka pendek memperkenalkan kepada siswa bahwa menjaga kebersihan sambil sedekah. Membiasakan siswa menjadi hamba Allah yang gemar bersedekah, menjadi pribadi yang senang hidup bersih. Bersih bagian dari iman.
        Tujuan Jangka panjang menjadi warga masyarakat yang peduli, bersih diri, dan lingkungan sekitar. Saat berbelanja anak sudah punya pilihan bahwa membeli makanan, minuman, dan barang kebutuhan lainnya dapat diusahakan untuk sebisa mungkin tidak banyak sampah yang dihasilkannya. Memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan cara turut serta menjadi warga masyarakat yang menjaga bumi ini.



 



5.  Aku dan Gelasku
         Latar belakang
Di kelas IIB tidak memiliki cleaning service sehingga wali kelas membauat jadwal piket untuk siswa. Setiap anak memiliki jadwal masing-masing. Siswa bertugas membersihkan dan menyapu kelas, pada umumnya siswa belum terbiasa menyapu, kondisi ini berlangsung sampai sekarang di mana siswa pada awalnaya tidak dapat menyapu dengan bersih. Sebatas memindahkan sampah dari satu sisi ruangan ke tempat lainnya bahkan memegang sapu belum terbiasa karena mereka masih kecil.
Kelas setiap hari dibersihkan oleh petugas piket, sambil melatih siswa melaksanakan tanggung jawabnya juga membiasakan mereka secara mandiri hidup bersih dan bekerja sama dalam kelompoknya. Namun terkadang terjadi siswa tidak melaksanakan tugasnya karena sakit, izin, tidak hadir tanpa keterangan, dan ada juga penjemputnya lebih awal datang, sehingga mereka pada hari itu tidak menyapu kelas.
Terlihat ada sampah gelas plastik setiap hari dalam kelas, sampahnya di atas meja, di lantai dan sekitar meja siswa, biasanya siswa yang menyapu diminta oleh guru terlebih dahulu membuang sampah tersebut setelah dipilah kemudian di simpan di tempat khusus sampah gelas plastik. Ini berlangsung tiap hari dan menjadi pemandangan yang tidak sedap.
Situasi seperti tersebut di atas, menjadi bahan pertimbangan untuk meminta kesediaan para siswa, dan mengajak mereka berdiskusi akan rencana ibu guru wali kelas, meminta setiap siswa membawa gelas dari rumahnya dan dilengkapi dengan tutup gelas untuk menjaga debu masuk gelas, beberapa hari setelah penerapan aturan menggunakan gelas pribadi. Petugas piket dan wali kelas menjadi senang sebab sampah gelas plastik sangat berkurang bahkan tidak lagi terlihat saat awal jam istirahat kecuali jam pulang sekolah terkadang ada siswa masih gunakan gelas plastik dari kantin sekolah untuk siswa minum di atas mobil saat jam pulang sekolah.
Siswa dibiasakan membawa gelasnya masing-masing saat belanja sekolah saat minuman di kantin, ini adalah bagian dari upaya mengurangi sampah di lingkungan sekolah. Setiap siswa dibiasakan hidup teratur, mandiri merawat, mencuci, dan menyimpan gelasnya masing-masing.
Kondisi demikian akan lahir sebuah pemikiran bahwa “Kini kelasku bersih, sehat, aman dan nyaman.” Sampah gelas plastik berkurang dan pekerjaan mengurus sampah yang memakan waktu tidak sedikit tidak lagi menjadi beban sehingga waktu luang yang ada dapat diperuntukkan bagi pekerjaan lainnya.



Video Kotak Barang Temuan dalam Kelas





Video Deklarasi "Sekolah Ramah Anak" SDN Percontohan PAM.